Himbauan Hidup Tanpa Merokok Tanpa Mengajak Ribut

Menilik Cantik Taman Botani Sukorambi - Jember



Salam Budaya!

Sudah dari kapan tahun, Saya selalu diingatkan untuk pergi ke Taman Botani Sukorambi - Jember ini. Saya selalu menolak karena memang saat mudik kadang menjadi saat yang aneh bagi diri Saya. Pengen menikmati liburan full di rumah, benar - benar nggak ngapa - ngapain, tapi juga mau kemana - mana, mau naik apa, Saya juga terhitung tak terlalu bisa naik motor. Bahkan kakak dan adik juga menganjurkan Saya untuk kesana waktu Saya tanya alasannya, kenapa Saya harus ke sana. Mereka cuma bilang,

"Wis pokok e rono wae. Apik wis ta lah!" (Udah ke sana aja. Udahlah bagus, kok!)

Tahun ini waktu Saya mudik, tak ada alasan lagi, apalagi sekarang Ojek online sudah tersedia, jadi salah satu kendala Saya untuk pergi ke sana sedikit teratasi.

Akhirnya dengan kekuatan dan keniatan yang membaja Saya ke sana. Jujur, lama sekali Saya tak main - main ke daerah Sana. Naik ojek menunjukkan biaya 15 ribu dari rumah berarti memang jaraknya termasuk lumayan jauh.




Taman yang diresmikan 24 Pebruari 2007 oleh Bapak Bupati Jember MZA Jalal ini terletak di Jalan Mujahir - Sukorambi - Jember dan melingkupi tanah seluas 12 hektar dan titik terendahnya kurang lebih 100 meter di atas permukaan laut. 

Adalah kenekatan dari seorang Bapak H. Abdul Kahar Muzakir, seorang yang punya pengalaman banyak di bidang perkebunan yang memang mendedikasikan taman pribadinya untuk tempat rekreasi pribadi yang akhirnya memang menjadi salah satu destinasi wisata Jember.

Kesan pertama yang Saya tangkap begitu datang memakan ojek online adalah, penanganan yang apik dan tidak main - main. Semuanya memang terkesan ditata rapih dan hasil dari pengamatan yang cukup untuk membuatnya menjadi desain yang seakan - akan terbentuk oleh alam. Patut diacungi jempol usahanya.


Lahan parkir luar dan penerimaan yang luar membuat kita yakin dan leluasa dalam masuk

Selamat Datang di Taman Botani Sukorambi


Wah keren nih. Makanya tidak heran Jember makin rameKebun ini rata-rata dikunjungi oleh 50 orang pada tahun 2011. Jumlah tersebut naik menjadi 200 orang pada akhir pekan. Per Desember 2012, rata-rata hariannya naik menjadi 300 orang. 1.000 orang mengunjungi taman ini setiap hari sepanjang musim liburan Natal.Makin banyak yang mendatangi tempat ini. Tidak saja tempatnya sudah ingin kita menduga - duga ada apa di dalamnya, tapi pintu masuknya juga mengundang untuk masuk. Dengan membayar hanya dengan 12 ribu rupiah di hari biasa serta 20 ribu rupiah di sabtu, minggu dan hari libur, pengunjung bisa masuk dan menikmati pemandangan yang indah di sana. Buka setiap hari dari pukul 07.00 - 16.00 WIB kecuali hari Jumat sekaligus jangan lupa akan ada diskon hingga 50 persen bila Anda datang bersama rombongan.


Parkir untuk Mobil dan Sepeda Motor yang siap dan rapih





Ada tulisan yang membuat Saya tergelitik sewaktu masuk di beberapa langkah, saat Saya mengambil pemandangan di Taman ini. Tertulis di situ kita bisa bermain, berekreasi sambil belajar di sini. Wah ini jadi hal yang menjadi nilai tambah bila kita mengajak teman, saudara dan putra - putri kita untuk mendapatkan semuanya menjadi satu hal yang sekali langkah. Apalagi akhir - akhir ini agak susah menemukan tempat - tempat bagi adik - adik atau putra - putri kita tempat yang lega bagi mereka untuk berlarian ke sana kemari atau belajar langsung dengan alam.

Lalu ada apa saja yang ada di dalam?

Untuk Sarana Rekreasi, Taman Botani punya beberapa hal yang sangat rugi kalau kita tak mampir.


Bagi teman - teman yang senang berfoto dengan latar belakang bagus atau memperkaya feed di Instagram jangan lupa ya, ada rumah pohon. Dengan ketinggian 5 meter di atas tanah dan berukuran 2 kali 2, rumah ini muat kok 6 orang. Jangan sampai kebanyakan ya, nanti bisa roboh. Hehehe...



Bagi teman - teman atau adik - adik yang gemar berpetualan ada tempatnya lho. Namanya Flying Fox yang pastinya membuat kita ser - seran tapi senang (itu namanya Adrenalin ya!). Ada Flying Fox Jungle yakni Flying Fox yang cukup menantang karena terbentang 160 meter dan berangkat dari ketinggian 40 meter (Hayo siapa yang berani?). Ingat ya semuanya akan diawasi dan dilengkapi dengan standar keamanan yang dibantu oleh petugas yang telah tersedia. Jadi jangan khwatir. Yang pemula juga jangan takut. Ada yang namanya Flying Fox Tombro. Yang satu ini cukup 'ramah' karena panjangnya cuma 100 meter dengan kemiringan cuma 15 derajat saja.

Keseruan adik kita yang berani dalam Flying Fox (Saya belum tentu berani), karena Saya takut ketinggian. 
Oh ya, jangan lupa bila Anda, keluarga atau tempat kerja Anda membutuhkan Outbond mereka juga menyediakan lho! Jangan lupa untuk menghubungi pengelolanya di sini.



Nah, sepertinya inilah wahana yang selalu ramai dikunjungi. Maklum, kita ini adalah mahluk yang gampang panas dan salah satu hiburan seger dan murah adalah berendam di air. Taman Botani Sukorambi sendiri menyediakan kolam renang yang tak tanggung tanggung modelnya.

Kolam Renang Khusus Muslimah
dengan tambahan biaya 10 ribu rupiah dan benar - benar tertutup.

Kolam Renang Dewasa
memiliki ukuran 26,5 meter kali 14 meter dengan kedalaman 180 cm.

Kolam Renang Remaja
untuk adik adik yang berusia 12 - 19 tahun dengan panjang 11 meter kali 8 meter dengan kedalaman hingga 80 cm saja

Kolam Renang Anak
hanya dengan kedalaman 60 cm dengan luas 19 meter kali 5 meter.

Kolam Renang Pelangi 1 dan 2
yang satu berukuran 20,5 meter kali dengan lebar 11 meter dengan kedalaman 30 cm hingga 80 cm, yang satunya berukuran 21,6 meter kali dengan lebar 9 meter dengan kedalaman 25 cm hingga 80 cm

Permainan Air
hanya dengan kedalaman 60 cm dengan luas 19 meter kali 5 meter.

Semuanya tentu menggunakan air yang bersumber dari mata air pegunungan. Jadi bisa dibayangkan betapa segar dan cerianya teman - teman dan adik - adik berenang di kolam - kolam ini. Serasa tak mau pulang rasanya.

Kolam Pelangi dan kios yang menyiapkan beberapa kebutuhan pengunjung


Kolam yang selalu ceria karena segar dan mengisi waktu dengan bermain yang sehat


Bagi teman yang mungkin beristirahat sejenak sambil baca - baca di sinilah tempat yang nyaman untuk meluangkan waktu sambil menambah pengetahuan.



Ini juga jangan sampai dilewatkan, ya. Hanya dengan 10 ribu Rupiah, Anda bisa berkendara kuda dengan aman memutari Taman Botani Sukorambi.

Lalu bagaimana dengan Saran Belajarnya? Ada apa saja yang ada di dalam?

Ada 500 koleksi Flora dan Fauna, terdapat juga Bunny and Friends Village (tempat Anda bisa belajar memelihara, merawat dan bermain dengan kelinci), serta yang paling menakjubkan adalah Pembenihan Ikan Koi dan Lobster air tawar.

Sekali lagi bermain dengan hewan sangat menyenangkan

Ya ampun, benar - benar seharian bahkan semalaman Saya tidak mungkin memutari Taman ini dengan sempurna perlu beberapa hari untuk benar - benar selesai menelusurinya. Makanya kita juga tak perlu khawatir, sudah ada beberapa fasilitas yang tersedia oleh pengelola membuat kita makin betah untuk seru - seruan di sana. Apa saja itu?


Karena mobil atau motor telah rapih terparkir di depan, bagaimana kita bisa mengelilingi atau kembali ke tempat semula? Telah tersedia 2 jenis mobil jemputan. Ada yang gratis model Elf warna - warni di kiri atas, ada juga mobil mini golf yang dikendarai oleh sopir yang tersedia dengan menambah uang 10 ribu saja.


Tempat untuk bersantai, tempat bermain anak, bahkan kerja sama dengan bank untuk mengambil uang di ATM juga ada. Canggih ya?

Beberapa spot yang memang Instagrammable. Yah, begitulah Saya.

Nilai tambah begitu ada Villa dan WC serta Kamar Mandi Hangat dan Kamar Mandi untuk Difabel



Yang terakhir adalah tentunya pengunjung bisa melaksanakan ibadah dengan mesjid yang sudah disediakan (dalam pembangunan untuk lebih besar), panggung hiburan untuk menyanyi dan beberapa tempat yang memang disediakan luas hingga pengunjung bisa piknik. Wah senangnya ....

Nah, nah, akhir kata. Sebenarnya semua yang disediakan sudah bagus dan sangat cukup bagi keluarga untuk rekreasi, belajar dan bermain. Saya pun bangga sekali bahwa Taman Botani Sukorambi menjadi destinasi wisata Jember yang tentunya membuat Jember makin rame. Tapi Saya masih berharap ke depannya, kita semua sebagai warga Jember harus mampu menjaganya baik - baik. Tetap ingat bahwa apa yang kita punya itu adalah suatu karya yang harus dihargai, tak hanya mahal harganya tapi juga mahal memeliharanya. Kita harus bersama - sama menjaga kebersihan di setiap sudut, tak membuang sampah sembarang, tak melakukan aksi corat coret sedikitpun, menjaga air kolam tetap bersih dan bisa dinikmati semua orang dan selalu merasa bahwa Taman Botani Sukorambi ini adalah milik bersama dan akan bisa dinikmati oleh siapapun juga. Kapan pun nanti.

Bagi yang baca blog Saya jangan ragu untuk mampir ya. Ayo ajak semua anggota keluarga bersyukur atas nikmat alam yang Allah berikan. Jember adalah salah satu tempat yang aman, tenteram dan nyaman untuk dikunjungi. Sampai jumpa di destinasi berikutnya.

Jawaban Saya singkat setelah mengunjungi tempat ini. "Yo, memang apik tenan!"








Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Taman Botani Sukorambi dan Blogger Jember Sueger #2




Komentar

  1. wah.. mas Dedi sampai berkunjung ke lokasi langsung. Seru ya untuk wisata keluarga, tempat bermainnya juga banyak pilihan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya, mas seru pokoknya tempatnya. Selain murah meriah. Hehehe

      Hapus
  2. Puh? Nyesel aku gak mrono pisan :(

    BalasHapus
  3. Suka liburan dan rekreasi di sini. Tiket masuk ramah dikantong. Kita bisa parkir mobil di dalam. Bisa kasih makan ikan koi sambil foto foto, Bisa juga sambil naik perahu bebek. Yg berani bisa cobain permainan flying fox dan naik di atas rumah pohon. Bagi yg takut ketinggian selfi selfi aja di taman yg cantik... Berenang juga bisa...��

    BalasHapus

Posting Komentar