LAPTOP ASUS VIVOBOOK 14X / 14 OLED - SEBUAH JAWABAN ATAS DOA


 

Suasana Jakarta akhir - akhir ini memang gerah. Udara angin mengalir tapi terasa ada sekam berapi mucul dari dalam tubuh. Membuat sebagian orang yang memang pada dasarnya stress pada pekerjaan, jadi tambah 'Overthinking' (menurut istilah anak Jakarta Selatan).

Tersebutlah, Donnie, dewasa tanggung yang mukanya menunjukkan ke'Hectic'an pekerjaannya. Ia datang tergopoh-gopoh dan sepertinya tak sabar menumpahkan jerit payahnya menjadi seorang pemuda kreatif di bidang digital yang tak semudah yang ia sangka.

Aku duduk dengan segenggam info terbaru dari Asus. Donnie sudah siap menyemprotkan kata - katanya yang tak terstruktur. Kopi yang aku sediakan sudah dia 'glek' separuh dengan ketidaksabaran.

"Ini laptopku lama, Pak. 2016. Tak dapatlah apa yang namanya upgrade Windows 11", ucapannya nyesek persis seperti kancing di perutnya yang mau lepas.

Aku ngakak.

Teman nongkrongku yang berukuran gembil ini melanjutkan keresahannya.

"Loadingnya lama banget. Kayak orang basa - basi betamu di rumah pacar. Ketemu orang tuanya dulu, lah. Perkenalan lah. Tujuannya apa lah. Visi misi. Muter - muter kayak orang jualan sapu di kompleks".

Aku mengangguk lagi.

Ia tampak berusaha menguasai emosinya lagi, menghela napas dan meruntunkan ceritanya,
"Deadline aku itu empat hari lagi, Pak. Desain siang ini ajah, belum ketemu idenya gimana. Aku maunya semuanya beres kalau malam. Duduk, diam, berulah, jadilah. Tak seperti sekarang, namaku sebagai Content Creator ini dipertaruhkan".

Sepertinya dia 'OverWhelmed' dan merasa ada sesuatu di 'Mental Health'nya.

Aku berusaha menenangkannya.

"Gini aja, Bos. Apa impianmu, apa doamu?". Nadanya seolah bergema macam Jinnya Aladdin.

Donnie Rahmanto, sang pelaku pemula konten yang penuh imajinasi dan kekreatifannya mulai melancarkan doanya yang lebih mirip dengan presentasi ke pihak produsen laptop.

Aku tersenyum. Sepertinya aku punya alasan dan jawaban dari doa - doanya yang penuh dengan nada keputusasaan.

"Bolehkah aku mempersembahkan sesuatu yang baru dan menawan dari teman kita Asus, dalam bahasa Indonesia tentu saja?"

Aku mulai presentasi dan sepertinya alam mengirimkan angin dingin. Udara tak begitu gerah dan sepertinya nada gemerincing dan mengeluarkan intro lagu dari Mariah Carey "All I Want For Christmas Is You".




Aku membuka presentasi ini dengan suara meminjam Doraemon supaya terkesan populer dan menghibur.

"Nyalakan Api Kreativitasanmu!"

Donny melongo kagum. Secercah cahaya datang dari muka kirinya. Seperti memperoleh hidayah. Padahal itu cuma 'SunKiss' di sore hari.

Ia tetap butuh pencerahan.

"Ini cocok buat kamu. Jadi nggak usah komplain lagi. Kamu butuh kan dengan segala penyesuaiannya yang support kamu sebagai Content Creator?"

Donny mengangguk.

"Pas ini buat para mahluk yang berjiwa kreatif, ledakan ide yang out of the box! Orang kayak kamu harusnya punya laptop yang mumpuni, Dong!".

"Enteng?", kalimat pertanyaan pertama dari dia setelah mengamati barangnya langsung.

Bukan Pames Bisep tapi Entengnya Si Asus ini



"Ya, tentu saja,", nada jawabku jadi mirip Ibu - Ibu.



"Seksi ya, Pak", ujar Donnie.

"Tentu saja, dengan pilihan warna Comet Grey dan Cool Silver. Hmm. menarik".




VivoBook Pro 14X OLED (N7400) ini memang mumpuni, Pak. Sudah  ditenagai high performance CPU 11th Gen Intel® Core™ terbaru (Tiger Lake) yang menghadirkan keseimbangan performa dan responsivitas dalam platform berdaya rendah yang dibuat berdasarkan teknologi proses 10nm generasi ketiga., tepatnya hingga Intel® Core™ i7-11370H. 

Udah dilengkapi juga Thunderbolt 4 yang dapat buat koneksi perangkat tambahan, jadi gak usah pusing - pusing lagi, nih! 

CPU sudah hemat banget dayanya tapi gak usah khawatir kerjanya masih kenceng, wus wus wus. 

Menemani  high performance CPU 11th Gen Intel® Core™ yakni GPU NVIDIA GeForce RTX 3050. Nggak cuma RTX 3050, VivoBook Pro 14X OLED (N7400) juga  menggunakan GeForce RTX Studio Driver yang udah dioptimalisasi untuk software kreatif seperti photo dan video editor. 

Keren kan?

Biar gak terkesan timpang, VivoBook Pro 14X OLED (N7400) dibekali dengan memori DDR4 3200MHz berkapasitas 16GB plus penyimpanan menggunakan PCIe SSD berkapasitas hingga 1TB. 





"Kalau panas gimana, Bos?"

Aku tertawa penuh dengan kemenangan.

"Tenang, Kisanak. Laptop ini sudah dilengkapi dengan sistem pendingin Asus IceCool Plus terbaru. Jadinya. Nyaris tak terdengar".



"Kamu dapat mengontrol performa laptop ini dengan aplikasi ProArt Creator Hub yang juga berfungsi sebagai pusat kontrol. Ada empat profil pak yang bisa digunakan, mulai dari mode Whisper untuk menghemat baterai dan operasional senyap, mode Standard, Performance, hingga Full Speed yang dapat menghadirkan performa yang maksimal banget".

Aku mengambil duduk yang nyaman. Karena presentasi berikutnya adalah yang lebih membuat visual kita akan ternyamankan.

"Nah ini yang akan membuat dirimu lebih yakin lagi, Pak. Kalau this is the right Laptop for you!".



Donnie diam, merapat dan mulai mendengarkan baik - baik.


"VivoBook Pro 14X OLED (N7400) ini pas banget buat dirimu. Karena layarnya sudah berteknologi ASUS OLED. Kan teknologi layar ini memang dirancang untuk standar industri kreatif profesional. 

Nah, biasanya kan permintaan orang kayak gini nih, yang Layarnya Detail, Akurasi Warnanya Bagus, Kontras dan Brightnessnya Cakep, Enak Dipandang Lama - Lama dan Fast Respons dan Nggak Lemot.

Ada nggak?

Ada lah.

Layar ASUS OLED memiliki tingkat reproduksi warna yang sangat tinggi, yaitu 100% pada color space DCI-P3 atau setara dengan 133% sRGB. Layarnya juga telah dikalibrasi secara presisi dan mengantongi sertifikasi PANTONE Validated.

Wow, kan?

ASUS OLED ini ya jelas - jelas menjadi incaran para video editor dan animator. Bersyukurlah karena layarnya sudah memiliki refresh rate 90Hz dan response time hanya 0,2ms, tampilan animasi dan video pastinya bisa dihadirkan secara detail pada tiap frame-nya sehingga membuat proses produksi lebih nyaman serta praktis tanpa perlu monitor eksternal yang biasa digunakan untuk proses grading.




Layar ASUS OLED ini nih, sudah berHDR dan punya contrast ratio hingga 1.000.000:1. ASUS OLED bahkan sudah mengantongi sertifikasi VESA HDR True Black, itu artinya standarnya sudah diakui secara global.

Makanya sekarang layar OLED MAH sudah menjadi trend di berbagai belahan bumi. Semua sudah menjadi tren baru. Nggak OLED mah nggak asyik".

"Terus kalau ditanya apa itu nggak ada hubungannya dengan kesehatan mata penggunanya?, tanya Donnie tambah penasaran.

"Nah, gini ya, Pak. Laptop ini memiliki paparan radiasi cahaya biru yang merusak mata hingga 70% lebih rendah. ASUS OLED bahkan mendapatkan sertifikasi low-blue light dan anti-flicker dari TÜV Rheinland.






Dirancang khusus untuk para kreator, layar 14-inci VivoBook Pro 14X OLED (N7400) juga memiliki resolusi tinggi yaitu 2,8K (2880x1800 pixel) dan mengusung aspect ratio 16:10. Spesifikasi tersebut sangat cocok untuk para kreator karena menghadirkan ruang kerja ekstra ketimbang layar dengan aspect ratio 16:9. Resolusi layarnya juga memungkinkan alur kerja produksi konten beresolusi tinggi semakin nyaman."

"Terus konektivitasnya?"

"Aman, Bos".



"Konektivitas udah modern boss, lengkap mulai dari port Thunderbolt 4 (USB Type-C) yang mendukung fitur USB Power Delivery sampai 100W serta DisplayPort. Ada pula USB Type-A, HDMI, MicroSD card reader, dan 3.5mm combo audio jack buat dicolok ke eksternal lainnya, mulai dari pen tablet, headphone, hingga monitor dan proyektor. 

Teknologi WiFi 6 (802.11ax) serta Bluetooth 5.0., juga sudah ready ya, Kakak!

Tombol power pada keyboard di laptop ini telah terintegrasi dengan sensor pembaca sidik jari (fingerprint sensor) dan mendukung fitur Windows Hello.

Webcam yang terdapat di bezel layar atas VivoBook Pro 14X OLED (N7400) juga dilengkapi dengan penutup fisik, memastikan penggunanya untuk tetap dapat menjaga privasinya saat menggunakan laptop ini. Jadi nggak ada lagi intip-intipan.



Okay, the Last buf Not The Least.

ASUS DialPad hobbaaaaaah.

Belum ada sebelumnya lho. Jadi kamu bisa efektif dengan kontrol DialPad virtual. ASUS DialPad bisa dengan mudah mengganti ukuran brush di Adobe Photoshop atau melakukan scrubbing pada timeline di Adobe Premiere." 

"Waaaah", mata Donnie berbinar - binar macam lihat dollar.



ASUS DialPad sudah kompatibel dengan empat aplikasi kreatif Adobe, yaitu Photoshop, Lightroom Classic, After Effect, dan Premiere Pro. Semuanya bisa diakses melalui aplikasi ProArt Creator Hub. Kreator yang menggunakan VivoBook Pro 14X OLED (N7400) juga akan menikmati layanan Adobe Creative Cloud secara cuma-cuma selama tiga bulan.

Asyik.

Kalau masih mau lebih detai lagi, boleh langsung kunjung link berikut ini kok Asus OLED

Gimana-Gimana?"

Aku melihat Donnie terdiam. Matanya berkaca - kaca. Beberapa linang airmatanya mulai turun.

Ia sedikit bergumam.

"Ya Allah. Inilah jawaban atas doaku selama ini. Literally".








Komentar

  1. Semoga Donnie suka dengan laptopnya..

    BalasHapus
  2. Kapan yaaa bisa angkut ini ke rumah.. Nabung duluk

    BalasHapus
  3. Mau juga punya yang secanggih ini tapi kalo cuma buat ngetik doang sayang, yak.

    BalasHapus
  4. Semoga kapan2 bisa beliiiii

    BalasHapus
  5. duh ada laptop asus yang baru, pasti kece banget kalau kerja dengan laptop ini. apalagi bobotnya tipis dan ringan. udah ada sertifikasi TUV pula, bikin mata jadi nyaman.

    BalasHapus
  6. Pas banegt nih pengen ganti laptop tp bingung bnyak pilihan. Terus lihat ini keknya cocok dah

    BalasHapus

Posting Komentar