Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2018

Sensasi Dahsyat - Sambal Indonesia HokBen

Gambar
Salam Budaya. Pagi Pemirsah. Tumben hari ini Saya ribut pagi-pagi. Bangunin Aji dan Robi teman sekamar Saya. Di saat mereka masih terpicing matanya dan ogah-ogahan. Saya cuma punya satu kata Magic. "Mau makan HokBen nggak?" Mendengar Makanan Mata Langsung Penuh Semangat dan mata anak-anak bujang dan hobby makan itu langsung terbelalak dan tanpa ba-bi-bu langsung menuju ke kamar mandi. Begitu mereka selesai, Saya sebagai pengurus Konsumsi dan Badan Logistik Makanan di Kosan, memberikan petunjuk selanjutnya, "Kita perginya ke Tangerang, ya?" Anak-anak itu cukup rewel, tak paham kenapa hari ini kami perlu jauh-jauh menikmati HokBen sampai ke Tangerang. Dengan luwes dan keanggunan tingkat tinggi, Saya bilang, "Ada peluncuran Sambal buat HokBen. Kita diundang sebagai Blogger. Ini gathering Blogger". Aji dan Robi mengangguk bingung tapi tetap gak paham. Apa hubungannya sambal dengan Hokben? Ya kami suka sekali pedas. T...

Sekala dan Niskala - The Seen and Unseen Movie of Indonesia

Gambar
Di pertengahan film, ada adegan dimana Tantri (diperankan secara apik oleh Ni Kadek Thaly Titi Kasih) sedang menemani anjing kesayangannya makan. Di dampingi oleh Happy Salma (berperan sebagai salah satu perawat di rumah sakit) yang bertanya,  "Tantra adikmu?". Tantri menggeleng. "Dia kakakmu?" Sebelum menjawab pertanyaan itu, Tantri menimpali, "Kami kembar" Perawat itu akhirnya paham. "Oh, kalian Kembar Buncing . Dia beruntung mendapatkan kamu. Kamu beruntung mendapatkan dia". Perasaan Saya jadi mandeg. Malu. Seandainya Saya boleh browsing (kalau gak mau dikutuk sebelah kiri, yang kebetulan Ernest Prakasa dan sebelah kanan Saya Sam dan juga ada mbak Christine Hakim, karena menyalakan layar hape di bioskop), Saya hanya diam. Mungkin itu kunci dalam film ini. Nyolong sebentar. Selfie. Ceritanya sebenarnya menurut Sipnosis cukup sederhana tapi membuat kita berpikir: Suatu hari di kamar rumah sakit, Tantri (10 ...

Resensi Film Ala Saya

Gambar
MERESENSI DAN MESINOPSIS FILM ALA SAYA Salam Budaya! Saya suka nonton film. Entah apa sebabnya. Yang jelas dulu waktu saya masih kecil, keluarga kami punya pemutar video betamax, sayalah yang paling melonjak gembira. Lebih kecil lagi saya hanya bisa ngiler melihat orang - orang kaya punya pemutar video VHS. (Format kaset video VHS lebih panjang dan besar ketimbang Video Betamax). Perbedaan Kaset Video Jadul Keluarga kami keluarga besar, kami lima bersaudara, bapak dan ibu dan belum lagi anggota keluarga lainnya yang menumpang, jadi bagi kami, saya khususnya menonton video bareng nggak boleh egois. Semua harus dipuaskan nafsunya. Ada yang mau nonton kartun, india, film Jawa (sebutan untuk film Indonesia kala itu di daerah kami di Jember), dan Bapak Almarhum selalu nitip film tembak-tembakan atau film binatang-binatang. Karena keberagaman itulah, sejak kecil saya harus sigap dan siap memilih dan menyewa film sesuai dengan kemaslahatan bersama. Kalau a...

Semangat Mereka Semangat Kami Juga

Gambar
Mengikuti Sepak Terjang Singkat Tim Bridge Jember Lor 3 di Wisma Serbaguna Senayan - Jakarta Selatan Salam Budaya! Senin, 31 Oktober 2016 Kursi tengah itu jadi gak empuk lagi dan aku yang tadinya mau tidur karena baru saja begadang jadi malah mengeluarkan keringat dingin. "Kapan mereka berangkat?", tanyaku cemas. Mbak Ana, kakakku, yang nanti kita akan sebut sebagai Mama Aliyya (Nisrina) menjawab dengan datar, "Tanggal 10 sampai 20 Nopember ini. Minggu depan. Di Senayan. Jakarta". "Nginep dimana?", tanyaku cemas selanjutnya. "Masih kita bicarakan. Sebenarnya kita punya rencana bla bla bla .... maunya ke Cipayung ... bla bla bla bla ...." Penjelasan Mama Aliyya jadi malah membuatku pusing. Tim Perempuan Dari Kiri ke Kanan: Aliyya Nisrina, Aulia Gading Irianti, Nafisa Nur Azizah Safitri dan Quinn Kay Setiawan Ada 8 anak SD, tim Bridge dari Jember, akan bertanding ke Jakarta, dengan biaya swadaya, sebag...