Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2017

Ferdinand. Mempertaruhkan Kejantanan dengan Sisi Feminin Kita

Gambar
Salam Budaya! Ferdinand menceritakan Seekor Banteng yang punya hati yang penuh dengan cinta. Setelah dituduh menjadi seekor binatang yang buas, ia ditangkap dan dipisahkan dari rumah tercintanya. Dengan semangat membaja untuk kembali ke keluarganya, ia menggalang teman-temannya yang pada awalnya tak akur untuk membantunya dan melewati petualangan yang seru. Berlatar belakang di Spanyol, Film ini mengajarkan untuk tidak mudah untuk menilai Banteng dari penampilan atau fisiknya saja. Diproduksi oleh Blue Sky dan Carlos Sadanha, Sutradara film "Rio" dan terinspirasi dari buku "The Story of Ferdinand" oleh Munro Leaf dan Robert Lawson. Film ini dibintangi oleh John Cena sebagai Ferdinand. Nah, Nah. Secara sekilas film ini penuh warna dan penuh makna. Sangatlah dikampanyekan oleh trailer di atas kalau sebenarnya, Ferdinand adalah banteng yang sangat umum dikenal binatang yang sangat bengis, kasar, pemarah, sering membunuh matador dan tanpa k...

Menikmati Tegukan Kecil Budaya Tari Korea

Gambar
Salam Budaya! Sore ini saya tengah diberi rejeki oleh Allah. Saya bisa ketemu lagi dengan beberapa rekan yang lama saya rindukan. Di bahasa saya berbudaya itu salah satunya adalah menjalin silaturahmi. Menemukan lagi tali yang ujung dan pangkalnya kadang tak bisa bertaut karena kesibukan, kepedulian pada diri sendiri, belum terlalu sanggup memaknai diri kita sendiri, atau cuman karena alasan klasik yaitu malas. Padahal budaya kita sendiri yang mengajarkan hidup bertetangga, tidak melupakan teman dan saudara, selalu menghormati orang yang lebih tua. Cuma seperti yang saya kemukakan tadi, kadang di Jakarta yang sudah serba maunya tak banjir ini, semuanya harus lebih jelas, tanpa basa basi, ketemu hanya ada pentingnya saja. Siang ini saya tak berniat demikian. Ada dua hal yang mau saya tangkap dan gabungkan hari ini. Saya mau ketemu dengan Mbak Luluk (aslinya beliaunya ini ulang tahun beberapa hari yang lalu dan saya todong dia traktir, lagi-lagi salah satu bentuk budaya ...