Dedy Kecil - Pongah 2
Empat atau lima tahun telah berlalu. Ingatan itu masih samar - samar. Dedy Kecil menandai hari itu adalah hari yang cerah dimana Mas Anton dan Santos tiba - tiba berkunjung ke rumah. Bertamu. Mereka adalah dua anak rupawan yang mengenakan bajunya bagus namun terkesan lusuh. Dedy Kecil dengan sopan mempersilakan mereka masuk. Mereka duduk dan terlihat kaku karena sedang membawa sesuatu dipeluk. "Kami ingin bertemu, Ibu. Ada pesan dari Mama yang harus kami sampaikan", Mas Anton membuka percakapan dengan kaku tapi terdengar nada khawatir di suaranya. Dedy Kecil membuang jauh prasangka dan menuruti perintah segera memanggil Ibu yang masih berkutat di dapur. Beliau datang dengan tergopoh - gopoh dan dengan gugup membersihkan tangannya berkali - kali dengan menggosokkannya di celemek karena akan bersalaman dengan tamu - tamunya yang cakap. Dua putra bekas tetangganya yang sesekali ia dengar, keluarganya makin sukses dan kaya. Kedua anak itu mencium tangan Ibu dengan ho...