Postingan

Menampilkan postingan dengan label Anak

Dedy Kecil - Pongah 2

Gambar
Empat atau lima tahun telah berlalu. Ingatan itu masih samar - samar.  Dedy Kecil menandai hari itu adalah hari yang cerah dimana Mas Anton dan Santos tiba - tiba berkunjung ke rumah. Bertamu. Mereka adalah dua anak rupawan yang mengenakan bajunya bagus namun terkesan lusuh. Dedy Kecil dengan sopan mempersilakan mereka masuk. Mereka duduk dan terlihat kaku karena sedang membawa sesuatu dipeluk. "Kami ingin bertemu, Ibu. Ada pesan dari Mama yang harus kami sampaikan", Mas Anton membuka percakapan dengan kaku tapi terdengar nada khawatir di suaranya.  Dedy Kecil membuang jauh prasangka dan menuruti perintah segera memanggil Ibu yang masih berkutat di dapur. Beliau datang dengan tergopoh - gopoh dan dengan gugup membersihkan tangannya berkali - kali dengan menggosokkannya di celemek karena akan bersalaman dengan tamu - tamunya yang cakap. Dua putra bekas tetangganya yang sesekali ia dengar, keluarganya makin sukses dan kaya. Kedua anak itu mencium tangan Ibu dengan ho...

Dedy Kecil - Pongah

Gambar
Dedy Kecil akhir - akhir ini agak susah tidur. Ia sering mendengar suara mini electone Casio PT 30 itu berbunyi dari rumah sebelah. Mengulik kupingnya yang pagi itu, seperti biasanya tetap saja mengeluarkan cairan. Entah itu cairan apa. Bunyinya terus menyiksa telinganya. Tititit tititit tit it. Berulang tapi tak membosankan. Dedy Kecil berusaha mengerjap - kerjapkan matanya. Seperti biasa pula matanya juga tertutup. Semalam ia sudah mengolesinya dengan obat. Dia harus dengan perlahan membersihkan kotoran yang menutupinya supaya matanya terbuka. Sedikit tak nyaman tapi tetap perlu untuk penyesuaian pandangan, ia mengamati, menjelajah sudut kamar dan mencari dari arah mana suara kecil itu berasal. Si alat kecil itu benar - benar membuat dia tersadar. Suara itu datang pasti berasal dari putra ibu tetangga yang tengah memencet - mencet alat itu dengan bahagianya.  Ibu Dedy Kecil membuka pintu kamar depan dengan lembut. Memastikan putranya terbangun dan matanya terbuka...

Eksploitasi Anak di Audisi Badminton

Gambar
Salam Budaya! Beberapa hari lalu Saya mendapatkan sebuah undangan dari  Yayasan Lentera Anak sebuah Lembaga independent dalam perlindungan dan pemenuhan hak anak yang bertujuan untuk mendukung Indonesia sebagai negara demokratis yang ramah anak. Salah satu program kerja mereka adalah pemenuhan dan perlindungan hak anak. Nah,  Pada tahun 2018, Yayasan Lentera Anak ini menemukan fakta di lapangan yang menimbulkan pertanyaan pada sebuah kegiatan Audisi Beasiswa Bulutangkis selama 3 tahun terakhir. Peserta audisi adalah anak-anak berusia 6 - 15 tahun, yang selama kegiatan dikepung oleh brand image merek rokok (Yayasan Lentera Anak, 2018). Ini menumbuhkan rasa kekhawatiran akan adanya pelanggaran hak anak lewat eksploitasi ekonomi.  Sebentar, sebentar. Saya jadinya kok ngeri ya. Sebenarnya apa yang terjadi? Eksploitasi macam apa yang sedang dilakukan suatu pihak terhadap anak - anak ini? Nah ini yang sebenarnya harus diluruskan. Setelah membaca dengan ...

Peran Komunikasi Keluarga Hadapi Revolusi Industri

Gambar
Salam Budaya! Kami sekeluarga lengkap bertujuh. Ada Bapak, Ibu, Mas Anto, Mas Rudi, Mbak Ana, Saya dan Rista. Seutuhnya sih berdelapan tapi putri pertama dari keluarga kami sudah berpulang.  Entah menjadi kewajiban keluaraga atau ini terjadi di semua keluarga, Kami selalu mengadakan yang namanya Toto Dhahar (selanjutnya disebut TD). (Arti sebenarnya adalah Menata Makan atau sebut saja Makan Malam) karena TD dilakukan pas jam 8 malam. Jujur, Saya sampai sekarang merasa apakah memang ini berbeda atau memang karena Bapak sangat Ningrat (keturunan raden banget). Karena TD ini begitu ketat dan jangan sampai salah satu anggota tidak turun (istilah ini muncul karena semua kamar kami ada di lantai 2 dan ruang makan ada di tengah - tengah ruangan rumah). Bapak bisa duka (ngamuk/marah) bila ada yang terlambat atau melakukan sesuatu yang tidak pada tempatnya itu. Apa saja itu? Tidak berpakaian dengan benar, bercanda di saat sudah duduk, berbicara di saat mengunyah atau tid...