Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2022

Kaki - Sebuah Sumber Caci - Bagian Satu

Gambar
BAGIAN SATU Kisah ini memuakkan. Membosankan. Aku terus menerus menceritakannya. Ke semua orang yang pernah aku temui. Begitu saja dari tahun ke tahun. Membuat orang tercengang, ngamuk, kesal, kasihan, tapi malah ada yang tidak percaya dan bahkan malah makin membenci. Ini sama sekali tak ada hubungannya dengan rasa bersyukur. Pada akhirnya nanti dengan segala apa yang terjadi, Aku tetap berterimakasih kepada Allah SWT. Beliau telah menetapkan apa - apa yang tidak sempurna di kesempurnaan kita sebagai manusia. Sepuluh tahun belakangan ini, Aku berani bilang kalau aku mengalami cacat kaki. Banyak orang menghardik dengan pembukaku ini. Mereka bilang, aku orang yang tak pernah bersyukur dan selalu melihat bahwa kakiku yang jenjang ini, terlihat baik - baik saja. Oh, ya, dengan tinggi badan 181 cm, Aku memang layak menjadi model. Kakiku bolehlah melenggang di panggung catwalk. Tapi sayangnya fungsinya lemah. Okay, seterusnya Aku akan memakai kata disabilitas biar tak terkesan kasar. Bukanka...