Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2018

DIFABEL BISA KERJA

Gambar
Salam Budaya! Beberapa hari yang lalu. Saya menangis. Menangisnya tak terlalu parah. Berkali - kali air mata turun. Meleleh tiada habisnya. Mata Saya sembab. Hati Saya bercampur aduk. Ada rasa kasihan, tak tega, bersyukur sekaligus malu. Rahmat Hidayat saat memperlihatkan karya-karya desain busana di kediamannya, di Kampung Ciawitali RT 02 RW 06 Desa Sindangkerta, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat. (KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI) Rasa jadi lebih greget, ketika desainer kondang Anne Avanti mengunjungi rumah Kang Rahmat yang memang menjadi tulang punggung keluarga ini. Beliau berkata sesuatu pada kita yang menggedor hati ini, " ... Untuk melihat dunia nyata, karena yang Saya sampaikan tadi pada Rahmat. Sekarang terjadi yang viral di sosmed itu, itu hanya sementara. Dan itu tidak panjang. Nanti bila ada berita lain yang lebih besar daripada itu kamu akan hilang, dan kamu akan sendiri dalam tanda kurung, lagi. Nah lalu selanjutnya, Kamu harus bisa meng...

THE STORY OF CHONG KET PEN - THE MAN WHO BITES THE HAND WHO FEEEDS

Gambar
Salam Budaya! Trust is something that rare to be found nowadays. Many cases happen when someone has already think that they trust each other but one of them ruin it. That reminds what my parents say, "Trust No One" or even there's a proverb that I always state in every social media I own, "Friends are close, Enemies are closer". Unfortunately, we, are sometimes failed to recognize which one of it. Just like Mr. Chong Ket Pen. The Oil and Gas industry of neighboring countries Indonesia and Malaysia is currently being a  highlight, as major shareholder of Protasco Berhad, Global Capital Limited filed a civil suit against  the company’s Group Executive Vice-Chairman and Managing Director, Dato’ Sri Chong Ket Pen  for alleged abuse of power. The suit revolves around an Investment Guarantee Agreement initiated by Chong Ket Pen with an  Indonesian venture capital and asset management company Global Capital Limited on November  3rd, 2012. Cho...

Victor Wirawan - Elon Musk Versi Indonesia

Gambar
Salam Budaya!  Sore itu kami bertemu dengan beliau bersama empat belas Blogger terpilih lainnya. Suasana BSD sejuk sore itu. Matahari senja menguning menghantam lembut pipi mulus Bapak Victor Wirawan . Nada suaranya yang semula meninggi jadi berbalik.  “Pendidikan Saya tidak tinggi.”  Seketika ruangan jadi mengecil. Kami yang duduk mengitarinya jadi kian rapat dengan beliau. Telinga kami kiranya menjadi punya kelebihan yakni bisa menangkap suara dengan frekuensi berapapun.  Pria kelahiran 23 November 1983 ini menjelaskan betapa ternyata setelah melewati beberapa proses kegagalan di fase kehidupannya, semua itu telah menempanya menjadi Pemuda Indonesia yang lebih kuat.  Sore itu, Bapak Victor mengenakan kaos berlogo Baran Energy , bercelana jins dibalut dengan jas abu – abu. Dandanannya berkelas. Begitu beliau juga menandaskan bahwa beliau juga bukan berasal dari keluarga berada, kami menggeleng seolah tak begitu saja mempercayainya....

Jangan Begadang Kalau Tak Mau Anemia

Gambar
Dari Tirto.id Salam Budaya! Dari tahun 1973, Pak Haji Rhoma Irama ini telah mengingatkan kalau sebenarnya keseringan begadang (tak tidur malam) yang tiada artinya dapat mengakibatkan pelbagai macam penyakit. Apalagi pas di lirik Kalau Terlalu Banyak Begadang Muka Pucat karena Darah Berkurang Nah, nah, nah. Kurang darah ini tentu saja berakibat tak baik bagi tubuh kita. Serangan itu umum disebut dengan Anemia. Menurut Wikipedia secara resmi dan kedokteran Anemia (dalam bahasa Yunani: ἀναιμία anaimia, artinya kekurangan darah, from ἀν- an-, "tidak ada" + αἷμα haima, "darah" ) adalah keadaan saat jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin (protein pembawa oksigen) dalam sel darah merah berada di bawah normal. Sel darah merah mengandung hemoglobin yang memungkinkan mereka mengangkut oksigen dari jantung yang diperoleh dari paru-paru, dan kemudian mengantarkannya ke seluruh bagian tubuh. Anemia adalah penyakit darah yang se...

ENERGI (TEMAN) YANG (TAK) TERBARUKAN

Gambar
Salam Budaya!  SAMA DENGAN Coffe – Kalibata City.  15.00 WIB.  Tak biasanya Ika, terlambat. Dia minta maaf berkali - kali. Aku menenangkannya lewat WA.  Tenang saja. Aku tunggu.  Kami bertemu selalu sekadarnya. Tak ada obrolan khusus, hanya ingin tahu kabar terkini.  Es teh yang kupesan sudah 2 gelas dan yang ini esnya mencair, membasahi meja. Aku meminta pelayan kafe meminjamkan kain lap.  Ika muncul dengan tergopoh – gopoh dan sekali lagi meminta maaf. Ia sekilas mengamati bongkahan es yang menetes ke mana – mana.  “Tak apa - apa. Ika. Santai saja. Panas sekali ya, cuaca hari ini. Dinginnya AC tak begitu berpengaruh. Sampai es meleleh dengan cepat.”  Ika yang berjilbab duduk, memesan minuman aneh bernama Taro, mengatur napasnya dengan baik dan mencoba tersenyum.  Ika Ernawati Soewadji  “Seharusnya kita bersyukur,” ujar wanita lulusan Hukum ini memulai percakapan. Aku suka mendenga...